BEAUTIFUL


Aku termasuk orang yang percaya bahwa menjadi cantik itu sebuah keberuntungan.maka aku enggak heran jika temen-temen aku rela ngeluarin 30-50% penghasilan ataupun uang sakunya untuk biaya permak tubuh dan aksesorisnya. kayak mobil aja pake dipermak.
Dari sejak jaman dahulu kala, sejak manusia diciptakan, kecantikan atau kesempurnaan tubuh udah menjadi sesuatu yang sangat diinginkan. Pertikaian antara putra nabi adam si qabil sama habil, juga disebabkan memperebutkan wanita cantik, saudari mereka. iqlima (klo ga salah itu namanya) yang oleh ayah mereka dijodohkan sama habil, namun qobil tidak terima, dia mau sama iqlima juga. padahal apa yang dilakukan adam itu perintah Allah. kejahatan pun muncul, dan qobil membunuh habil.
Mungkin kita udah sering liat juga beberapa drama percintaan kayak romeo dan Juliet, kisah Cleopatra dan mark anthony, kisah laila dan majnun, cinderela dan sepatu kaca, semuanya mengisahkan haru biru percintaan yang tentunya tokohnya adalah wanita cantik. Hal-hal heroik itu terjadi karena wanita cantik. Si majnun rela menderita demi sang kekasih yang cantik jelita dan mempesona, laila. Apa mungkin si majnun rela dengan pegorbanan sebesar itu,jika misalnya kekasihnya omas?gak bermaksud mendeskreditkan omas sih, hanya berusaha kasih contoh yang mudah.
Masih perlu bukti lagi, bahwa kecantikan adalah important thing for your success?meskipun presentase perannya juga tergantung jenis pekerjaanya sih. beberapa bulan yag lalu, saat aku udah selese dengan skripsiku, aku sempet cari kerja tetap gitu. Sambil nunggu waktu wisuda. Sebelumnya aku Cuma kerja part time dan kadang ngelesin. Nah, aku liat ada lowongan di Koran, cukup menarik buat aku. Sebagai pubic relation di sebuah perusahaan multinasional, dengan persyaratan kemampuan komunikasi bagus, punya banyak relasi, punya pengalaman di bidang yg sejenis, bisa bahasa inggris, IPK minimal 2.8, tinggi lebih dari 165 dan musti good looking dan attractive.wow, syarat yang terakhir bikin aku terbengong-bengong. aku masuk kriteria good looking nggak ya?klo tinggi badan, aku jelas ga penuhi syarat.tapi aku masih nekat buat ngedaftar karena aku yakin aku penuhi beberapa kriteria sebelumnya.mungkin bs jadi bahan pertimbangan. Ternyata waktu aku ikut wawancara di kantor tersebut, aku juga ngelihat beberapa orang yg tingginya gak sampai 165 dan ga terlalu good looking,brani daftar juga. Jadi sampai tahap ini aku masih pedean aja.
aku kejatah interview paling akhir dan semua orang yang diinterview masih stay disini karena akan langsung segera diumumkan siapa yg lolos ke tahapan tes terakhir. Diambil 5 besar, kemudian terakhir 2 orang yang akan dipekerjakan. aku nunggu sampe giliran diinterview mungkin skitar 1,5 jam. Sambil gitu aku ngobrol sama kandidat lain yang cantik-cantik duduk di kursi sebelah. Ada nina, ajeng, resti (samaran) mereka smua dr kampus yg sama, body oke, pernah punya pengalaman modeling, dan pernah kerja sebagai SPG. Dari sejak datang, gue denger mereka kayaknya Cuma ngomongin tas, make up, cowok, ato temen mereka. Ada juga Karin cewek pake jilbab cukup manis, ga terlalu tinggi, dari Universitas negeri favorit di semarang, punya IP bagus dan kayaknya cerdas dan mantan aktivis BEM. aku ngobrol sama banyak orang di situ sambil ngusir boring karena nunggunya lama baget.
Selesai interview, ada 5 orang yg disebutin namanya. ketiga cewek cantik yang selalu bergerombol, nina, ajeng, resti masuk dalam 5 besar tersebut. Aku sama Karin enggak.
Aku juga pernah ngelamar buat jadi tim marketing di perusahaan telekomunikasi. Dengan pengalaman kerja ku sebelumnya dan ditambah punya beberapa relasi di kota semarang, aku pede aja ngelamar. Meskipun salah satu persyaratannya yang dicantumin juga musti good looking.
Waktu interview gue ngerasa pede banget, interview berjalan sekitar 15 menit, 3 orang HRD bergantian tanya.kayakna sih mereka puas dengan jawaban aku. Selesai ditanya-tanya, aku pikir bisa langsung pulang and nunggu keputusan, tapi ternyata masih ada 1 sesi lagi yg harus diikutin. Musti berjalan layaknya model yang lagi di catwalk. Trus apa hubunganya dengan pekerjaan yang aku incar ya?apa smua karyawan yang masuk di perusahaan ini juga di test dengan cara begini? aku langsung illfeel sampai sesi ini. Tapi aku masih lakuin juga, meskipun agak terpaksa. Dua hari kemudian, aku ditelpon kalo diterima, tapi udah terlanjur illfeel, karena aku berpikir bisa dapetin perusahaan yg lebih menghargai otak , skill dan ide2 kreatif daripada fisik aku.
Aku juga suka banget ngamatin temen2 aku yang cantik. Siapa pacarnya, setelah lulus mereka kerja dimana, aktivitas dia dimana aja, aku masih penasaran and sering ngamatin. Karena aku masih pingin buktikan, seberapa besar sih kecantikan berperan dalam kesuksesan?
Aku juga ngamatin temen aku sendiri, bilang aja namanya Nabila (samaran lagi). Cewek cantik, pake jilbab, tinggi, aktivis islam, tapi ga terlalu cerdas, ngomongnya lemah lembut, suka agak kurang nyambung kalo diomongin tentang fashion, berita terupdate dari viva news, ato apapun yang butuh mikir.yg sering aku denger, percakapan favorit dia adalah gimana jadi istri yang baik, gimana cara bikin gamis jadi lucu, gimana cara melahirkan anak yang banyak, gimana cara ngelipat mukena..wkwwkwk..sorry, gw agak lebay.ya intinya apa yang diomongin tuh ga perlu dipikirin banget lah.tapi aku juga seneng temenan sama dia, karena dia baik dan suka nolongin orang.
Sejak kuliah, dia dikejar-kejar banyak cowok. Mulai yang Cuma ngefans, nembak langsung, bahkan ada yang rela ngelakuin apapun demi dia. Cuma buat narik perhatian dia. Nabila suka jalan kaki kalo ke kampus, waktu dia bawa motor,banyak cowok yang kecewa. Karena ga bisa lagi liat Nabila yang anggun jalan kaki melintas di depan kos mereka.
Sampai akhirnya aku dapet info kalo Nabila udah merit. Sama cowok yang diperebutkan banyak cewek. Seorang mantan aktivis yang suka lantang memimpin aksi demonstrasi, aku juga sering liat tulisan-tulisan dia terbit di media, suka terlibat dalam diskusi-diskusi yang berat dan butuh memeras otak, akhirnya tunduk dibawah kecantikan Nabila.
Yup, mungkin kita semua juga sering denger dari ustad2 ato ortu2 kita, kalo cowok itu godaan terbesarnya ada tiga, harta, tahta, dan wanita. Kalo yang pertama dan kedua, semua orang ngerti lah, kan mereka pemimpin keluarga, mereka butuh itu demi menghidupi keluarganya.nah, buat yang ketiga wanita…ini lain. Menurut buku psikologi yang pernah aku baca, cowok itu lebih mudah jatuh cinta. misal begitu nglihat cewek cantik melintas, di langsung bilang “gw jatuh cinta sama dia” tapi begitu cewek itu didapet, lama-lama bosen juga, ada cewek yang lebih cantik lagi, dia akan nembak yang baru lagi.dan dia dengan mudah ngelupain cewek yang pertama. Padahal cewek yg pertama, mungkin nangis sampe berhari2 setelah diputusin. Karena cewek emang lebih perasa, dan susah ngelupain sesuatu yang berhubungan dengan perasaan.
Tapi menurutku, di jaman yang udah berubah lebih terbuka, semua gender punya kesempatan yang sama buat meraih dreamnya. Wanita punya kesempatan yang sama dengan pria, menurutku wanita akan lebih merasa terhormat, kalo pria lebih ngelihat prestasi dan ide-ide mereka. Toh kecantikan itu beberapa tahun lagi akan pudar, mengerut, dan akan terkoyak di makan cacing tanah. Apalagi, di saat teknologi makin canggih kayak gini, kecantikan bisa didapat bagi siapapun yang punya uang. Liat aja artis2 korea. Semuanya cantik dan ganteng kan?karena mereka bisa dengan mudah menyempurnakan penampilan mereka dengan plastic surgery, yang tonggos jadi rapi giginya, yang hidungnya melar jadi mancung, dan itu jadi biasa banget di sana.
Aku jadi inget dengan cerita film “the other bouleyne girls” yang nyeritain kisah wanita2 disekeliling raja inggris jaman dulu banget. Saat itu wanita di eropa emang masih jadi makhluk yang mengenaskan.mereka hanya dilihat dari cantiknya. Orang-orang tua akan merasa sangat beruntung jika anaknya terlahir cantik. Itu berarti dia akan dipersembahkan kepada raja dan bangsawan, untuk menjadi gundik. Dengan begitu ortu dan saudara-saudara mereka akan dapat jabatan, harta dan popularitas. Wanita cantik yang pertama, akan dinikahi sebagai ratu, kemudian akan ada lagi wanita-wanita2 cantik berikutnya dan posisinya sebagai gundik. Mereka terbuang begitu saja jika wanita yang lebih cantik datang.
Di Beberapa Negara yang berbentuk kerajaan seperti inggris, spanyol, Denmark, secara tidak langsung juga masih dapat kita lihat pola-pola seperti diatas. Sang pangeran pasti berburu wanita cantik untuk dinikahi sebagai ratu, dan begitu juga rakyatnya akan bangga kalo ratu mereka cantik sesuai standar kecantikan saat ini.lihat saja saat pangeran Charles akhirnya menikahi Camilla parker sebagai pengganti lady Diana. Memang Camilla tidak cantik, tapi dia lebih menarik hati Charles. Seorang wanita yang vocal berteriak di LSM yang bertahun-tahun digelutinya. Banyak yang menghujat, karena mereka sudah terbiasa dengan pola bahwa putri haruslah cantik seperti cinderela.lemah lembut dengan gaun yang indah, dan gak perlu pinter-pinter banget.
kalo kecantikan itu begitu penting, apa definisi cantik yang sesungguhnya?karena sekarang kecantikan bisa dibeli dan disempurnakan. Nabila begitu beruntung karena kecantikannya sesuai dengan standart kecantikan saat ini bukan?langsing, tinggi, putih, muka oke. Coba Nabila terlahir 100 tahun yang lalu. Mungkin Nabila ngga termasuk dianggap cantik, karena definisi kacantikan waktu itu adalah wanita yang subur, agak gemuk,dan berjidat agak lebar.
Aku enggak berusaha buat mengarahkan pembaca buat mati-matian berjuang menjadi cewek cantik. Sama sekali enggak. Aku Cuma berusaha ngeliat realitas yang ada, entah realitas itu salah ato bener, sesuai dengan logika kemanusiaan atao enggak..setiap orang punya argument sendiri-sendiri tentunya.and that’s all up to u…silakan memberikan penafsiran sendiri.

Categories: cerita kehidupan | Tags: | 3 Komentar

Navigasi pos

3 thoughts on “BEAUTIFUL

  1. kecantikan dari dalam ato yg biasa disebut inner beauty biasanya lebih tampak pancarannya dalam setiap kata atau sikap yang diucapkan, dan itu lebih memikat kurasa daripada kecantikan luar yang tidak ditunjang dari dalam, itu malah terlihat konyol dan aneh, namun tak menafikan juga disetiap perusahaan atau lapangan kerja mendahulukan good looking daripada good skilling, karena dalam dunia kerja, penampilan bisa jadi komoditas utama dalam memikat costumers, entahlah, namun realita berbicara begitu, kita hanya bisa menemukan keberadaannya tanpa meyakini kebenarannya..salam kenal mbak..

  2. niningprasetya

    kalo gitu, ayo bikin usaha sendiri aja. biar bebas mau tampil beautifull atau engga.

  3. abe

    hehheeh asyik juga artikelnya, cantik belum tentu menarik, menarik belum tentu cantik. di negara-negara maju, kriteria good-looking sering tidak dipakai, biasanya pake”attractive” sbg kriteria yg kalo diterjemahin ke indo bnerarti “menarik”.orang2 yg good looking diasumsikan mudah untuk dibuat menarik (scr phisik), sehingga mungkin dianggap sudah punya modal 50 % untuk menjadi menarik.
    Setuju bgt atas idenya untuk berwiraswasta, dalam berwiraswasta good-looking malah hampir g berpengaruh terhadap maju dan tidaknya sebuah usaha. yang paling penting adalah menguasai ilmunya, sabar dalam menjalani prosesnya, dan bersungguh-sungguh dalam pelaksanaannya…kalo semua hal diatas bisa aplikasikan, insya allah membawa berkah. semoga berhasil…!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: